<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>IKOHI &#187; Galeri</title>
	<atom:link href="http://ikohi.org/index.php/category/galeri/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ikohi.org</link>
	<description>Ikatan Kemanusiaan untuk Korban Penghilangan Paksa Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Sun, 08 Feb 2026 05:36:30 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=4.2.38</generator>
	<item>
		<title>Indonesia perlu segera meratifikasi konvensi internasional anti penghilangan paksa</title>
		<link>http://ikohi.org/index.php/2021/10/21/indonesia-perlu-segera-meratifikasi-konvensi-internasional-anti-penghilangan-paksa/</link>
		<comments>http://ikohi.org/index.php/2021/10/21/indonesia-perlu-segera-meratifikasi-konvensi-internasional-anti-penghilangan-paksa/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 21 Oct 2021 01:36:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Galeri]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ikohi.org/?p=525</guid>
		<description><![CDATA[Konvensi internasional perlindungan semua orang dari penghilangan paksa (konvensi anti penghilangan paksa) hingga kini belum diratifikasi Indonesia. padahal DPR RI pada tahun 2009 telah merekomendasikan kepada pemerintah untuk meratifikasi konvensi tersebut. Kini masyarakat Indonesia, khususnya para keluarga korban penghilangan paksa, menanti janji dan tanggung jawab pemerintah untuk menjadi bagian dalam konvensi tersebut. Stop tinndakan penghilangan [&#8230;]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Konvensi internasional perlindungan semua orang dari penghilangan paksa (konvensi anti penghilangan paksa) hingga kini belum diratifikasi Indonesia. padahal DPR RI pada tahun 2009 telah merekomendasikan kepada pemerintah untuk meratifikasi konvensi tersebut. Kini masyarakat Indonesia, khususnya para keluarga korban penghilangan paksa, menanti janji dan tanggung jawab pemerintah untuk menjadi bagian dalam konvensi tersebut. Stop tinndakan penghilangan orang secara paksa dengan alasan apapun.</p>
<p><em><strong><a href="https://www.youtube.com/watch?v=kzDnADpLfMM&amp;ab_channel=IKOHI" target="_blank">Nonton Video</a></strong></em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ikohi.org/index.php/2021/10/21/indonesia-perlu-segera-meratifikasi-konvensi-internasional-anti-penghilangan-paksa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mengapa Indonesia Perlu Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi (KKR)</title>
		<link>http://ikohi.org/index.php/2021/08/08/mengapa-indonesia-perlu-komisi-kebenaran-dan-rekonsiliasi-kkr/</link>
		<comments>http://ikohi.org/index.php/2021/08/08/mengapa-indonesia-perlu-komisi-kebenaran-dan-rekonsiliasi-kkr/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 08 Aug 2021 13:52:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Galeri]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ikohi.org/?p=522</guid>
		<description><![CDATA[Berbagai pelanggaran HAM berat di masa lalu hingga kini belum ada penyelesaian dari negara. Sampai kapan pun, negara berkewajiban dan bertanggung jawab menyelesaian untuk memenuhi hak para korban pelanggaran HAM, yakni hak atas kebenaran, hak atas keadilan, dan hak atas reparasi/pemuliha. Negara juga wajib menjamin ketidakberulangan dari berbagai tindak pelanggaran HAM berat. Nonton VIDEO Mengapa Indonesia [&#8230;]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>Berbagai pelanggaran HAM berat di masa lalu hingga kini belum ada penyelesaian dari negara. Sampai kapan pun, negara berkewajiban dan bertanggung jawab menyelesaian untuk memenuhi hak para korban pelanggaran HAM, yakni hak atas kebenaran, hak atas keadilan, dan hak atas reparasi/pemuliha. Negara juga wajib menjamin ketidakberulangan dari berbagai tindak pelanggaran HAM berat.</p>
<p>Nonton VIDEO <em><strong><a href="https://youtu.be/t-coogDa1YQ">Mengapa Indonesia Perlu Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi (KKR)</a></strong></em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ikohi.org/index.php/2021/08/08/mengapa-indonesia-perlu-komisi-kebenaran-dan-rekonsiliasi-kkr/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>KKR Aceh Harus Didukung dan Diperkuat</title>
		<link>http://ikohi.org/index.php/2021/08/08/kkr-aceh-harus-didukung-dan-diperkuat/</link>
		<comments>http://ikohi.org/index.php/2021/08/08/kkr-aceh-harus-didukung-dan-diperkuat/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 08 Aug 2021 13:47:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Galeri]]></category>
		<category><![CDATA[KKR Aceh]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ikohi.org/?p=518</guid>
		<description><![CDATA[Demi menyelesaikan berbagai peristiwa pelanggaran HAM di Aceh, telah dibentuk Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi (KKR) Aceh berdasarkan Qanun Aceh Nomor 17 Tahun 2013. KKR Aceh dibentuk dan mulai bekerja pada tahun 2016. Nonton VIDEO KKR Aceh Harus Didukung dan Diperkuat]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>Demi menyelesaikan berbagai peristiwa pelanggaran HAM di Aceh, telah dibentuk Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi (KKR) Aceh berdasarkan Qanun Aceh Nomor 17 Tahun 2013. KKR Aceh dibentuk dan mulai bekerja pada tahun 2016.</p>
<p>Nonton VIDEO<em><strong> <a href="https://youtu.be/NY746CQ1PHg">KKR Aceh Harus Didukung dan Diperkuat</a></strong></em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ikohi.org/index.php/2021/08/08/kkr-aceh-harus-didukung-dan-diperkuat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>KKR untuk Papua Damai</title>
		<link>http://ikohi.org/index.php/2021/08/08/kkr-untuk-papua-damai/</link>
		<comments>http://ikohi.org/index.php/2021/08/08/kkr-untuk-papua-damai/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 08 Aug 2021 13:31:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Galeri]]></category>
		<category><![CDATA[KKR Papua]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ikohi.org/?p=514</guid>
		<description><![CDATA[Tindak kekerasan dan pelanggaran HAM hingga kini terus terjadi di tanah Papua sejak puluhan tahun lalu. Kekerasan terus terjadi karena tidak pernah ada pertanggungjawaban atas pelanggaran HAM berat yang terjadi di masa lalu. Seluruh bangsa Indonesia menginginkan Papua menjadi tanah damai dan bermartabat. Salah satu upaya untuk menghentikan kekerasan dan membangun kedamaian adalah dibentuknya KKR [&#8230;]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>Tindak kekerasan dan pelanggaran HAM hingga kini terus terjadi di tanah Papua sejak puluhan tahun lalu. Kekerasan terus terjadi karena tidak pernah ada pertanggungjawaban atas pelanggaran HAM berat yang terjadi di masa lalu. Seluruh bangsa Indonesia menginginkan Papua menjadi tanah damai dan bermartabat. Salah satu upaya untuk menghentikan kekerasan dan membangun kedamaian adalah dibentuknya KKR Papua.</p>
<p>Nonton VIDEO<em><strong><a href="https://youtu.be/r4cPrmA9bMc" target="_blank"> KKR untuk Papua Damai</a></strong></em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ikohi.org/index.php/2021/08/08/kkr-untuk-papua-damai/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>VIDEO &#124; KKR Sebagai Konsensus Nasional</title>
		<link>http://ikohi.org/index.php/2021/08/08/video-kkr-sebagai-konsensus-nasional/</link>
		<comments>http://ikohi.org/index.php/2021/08/08/video-kkr-sebagai-konsensus-nasional/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 08 Aug 2021 12:46:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Galeri]]></category>
		<category><![CDATA[KKR]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ikohi.org/?p=506</guid>
		<description><![CDATA[Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi (KKR) membutuhkan dukungan dari seluruh elemen bangsa serta harus memiliki legitimasi hukum. Seluruh peristiwa pelanggaran HAM berat di masa lalu harus diselesaikan dengan memenuhi hak-hak korban korban pelanggaran HAM. Nonton VIDEO KKR Sebagai Konsensus NasionalKKR Sebagai Konsensus Nasional]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi (KKR) membutuhkan dukungan dari seluruh elemen bangsa serta harus memiliki legitimasi hukum. Seluruh peristiwa pelanggaran HAM berat di masa lalu harus diselesaikan dengan memenuhi hak-hak korban korban pelanggaran HAM.</p>
<p>Nonton VIDEO <em><strong><a href="https://youtu.be/kQdf3YYE-8M" target="_blank">KKR Sebagai Konsensus Nasional</a><a href="https://youtu.be/kQdf3YYE-8M">KKR Sebagai Konsensus Nasional</a></strong></em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ikohi.org/index.php/2021/08/08/video-kkr-sebagai-konsensus-nasional/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>VIDEO&#124;Tak Henti Menyalakan Harapan</title>
		<link>http://ikohi.org/index.php/2020/10/02/tak-henti-menyalakan-harapan/</link>
		<comments>http://ikohi.org/index.php/2020/10/02/tak-henti-menyalakan-harapan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 02 Oct 2020 05:19:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Galeri]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ikohi.org/?p=499</guid>
		<description><![CDATA[]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><iframe  id="_ytid_24164"  width="800" height="450"  data-origwidth="800" data-origheight="450"  src="https://www.youtube.com/embed/JpxNUyci9ic?enablejsapi=1&#038;autoplay=0&#038;cc_load_policy=0&#038;cc_lang_pref=&#038;iv_load_policy=1&#038;loop=0&#038;modestbranding=0&#038;rel=1&#038;fs=1&#038;playsinline=0&#038;autohide=2&#038;theme=dark&#038;color=red&#038;controls=1&#038;" class="__youtube_prefs__  epyt-is-override  no-lazyload" title="YouTube player"  allow="autoplay; encrypted-media" allowfullscreen data-no-lazy="1" data-skipgform_ajax_framebjll=""></iframe></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ikohi.org/index.php/2020/10/02/tak-henti-menyalakan-harapan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>VIDEO &#124; Dialita</title>
		<link>http://ikohi.org/index.php/2018/12/13/video-dialita/</link>
		<comments>http://ikohi.org/index.php/2018/12/13/video-dialita/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 13 Dec 2018 09:34:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Galeri]]></category>
		<category><![CDATA[dialita]]></category>
		<category><![CDATA[profil]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ikohi.org/?p=459</guid>
		<description><![CDATA[Lima puluh dua tahun setelah kejadian, mereka berkumpul lagi di Ciracas. Bu Uchi menyambut saya di gerbang dengan pelukan erat, dan mempersilakan kami masuk. Di dalam rumah, bu Mudjiati dan kawan-kawannya tengah sibuk bersenda gurau ditemani gorengan dan jajanan pasar. Mereka sudah lama tidak latihan, jelasnya. Rupanya, lama tidak kumpul bikin mereka rindu satu sama [&#8230;]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Lima puluh dua tahun setelah kejadian, mereka berkumpul lagi di Ciracas. Bu Uchi menyambut saya di gerbang dengan pelukan erat, dan mempersilakan kami masuk. Di dalam rumah, bu Mudjiati dan kawan-kawannya tengah sibuk bersenda gurau ditemani gorengan dan jajanan pasar. Mereka sudah lama tidak latihan, jelasnya. Rupanya, lama tidak kumpul bikin mereka rindu satu sama lain.</p>
<p style="text-align: justify;">Ia dan Ibu-Ibu lain yang tergabung dalam Paduan Suara Dialita berkerubung di sekitar piano sejak siang, dipandu pak Martin Lapanguli yang berperan sebagai dirigen. Sebentar saja, aransemen lagu yang baru dibagikan pak Martin bisa mereka nyanyikan dengan tangkas. Lelaki tua itu berulang kali mengakhiri lagu dengan senyum bangga dan tepuk tangan.</p>
<p style="text-align: justify;">Mereka bukan paduan suara biasa. Para Ibu-Ibu yang tergabung dalam Paduan Suara Dialita dipersatukan oleh kenangan pahit dari separuh abad lalu. Mereka menyanyikan ulang lagu-lagu yang dilantunkan para tahanan di balik jeruji besi, dan merekam masa paling suram dalam sejarah bangsa Indonesia.</p>
<p style="text-align: justify;">“Kita hanya dengar berita dari radio,” kisah bu Mudjiati. “Begitu kejadian di 1 Oktober dini hari, kita hanya dengar bolak-balik ada telegram: telah terjadi penculikan para Jenderal yang dilakukan oleh Dewan Revolusi. Angkatan Laut tidak tahu, Angkatan Udara tidak tahu, Kepolisian tidak tahu. Yang memberitakan hanya Angkatan Darat.”</p>
<p style="text-align: justify;">Bu Elly, bu Tuni, bu Nasti, dan hampir selusin anggota Dialita lainnya yang hadir sore itu mengangguk setuju. Satu per satu, mereka mulai bercerita. Tentang malam dini hari 1 Oktober 1965, dan tahun-tahun sesudahnya. Tentang keluarga yang hilang, tentang ulang tahun terakhir dengan Bapak, tentang mengintip manuskrip Pramoedya di pulau Buru. Banyak kisah ini mereka pendam selama lebih dari tiga dekade, dan baru bisa dibuka saat mereka renta.</p>
<p><iframe  id="_ytid_63217"  width="800" height="450"  data-origwidth="800" data-origheight="450"  src="https://www.youtube.com/embed/plvVuq3yBSo?enablejsapi=1&#038;autoplay=0&#038;cc_load_policy=0&#038;cc_lang_pref=&#038;iv_load_policy=1&#038;loop=0&#038;modestbranding=0&#038;rel=1&#038;fs=1&#038;playsinline=0&#038;autohide=2&#038;theme=dark&#038;color=red&#038;controls=1&#038;" class="__youtube_prefs__  epyt-is-override  no-lazyload" title="YouTube player"  allow="autoplay; encrypted-media" allowfullscreen data-no-lazy="1" data-skipgform_ajax_framebjll=""></iframe></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ikohi.org/index.php/2018/12/13/video-dialita/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>VIDEO &#124; Koalisi Keadilan dan Pengungkapan Kebenaran (KKPK)</title>
		<link>http://ikohi.org/index.php/2018/12/13/video-koalisi-keadilan-dan-pengungkapan-kebenaran-kkpk/</link>
		<comments>http://ikohi.org/index.php/2018/12/13/video-koalisi-keadilan-dan-pengungkapan-kebenaran-kkpk/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 13 Dec 2018 09:30:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Galeri]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ikohi.org/?p=456</guid>
		<description><![CDATA[Koalisi Keadilan dan Pengungkapan Kebenaran (KKPK)]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>Koalisi Keadilan dan Pengungkapan Kebenaran (KKPK)</p>
<p><iframe  id="_ytid_21351"  width="800" height="450"  data-origwidth="800" data-origheight="450"  src="https://www.youtube.com/embed/r-bnEj9Os7M?enablejsapi=1&#038;autoplay=0&#038;cc_load_policy=0&#038;cc_lang_pref=&#038;iv_load_policy=1&#038;loop=0&#038;modestbranding=0&#038;rel=1&#038;fs=1&#038;playsinline=0&#038;autohide=2&#038;theme=dark&#038;color=red&#038;controls=1&#038;" class="__youtube_prefs__  epyt-is-override  no-lazyload" title="YouTube player"  allow="autoplay; encrypted-media" allowfullscreen data-no-lazy="1" data-skipgform_ajax_framebjll=""></iframe></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ikohi.org/index.php/2018/12/13/video-koalisi-keadilan-dan-pengungkapan-kebenaran-kkpk/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>VIDEO&#124; Fajar Merah</title>
		<link>http://ikohi.org/index.php/2018/12/13/video-fajar-merah/</link>
		<comments>http://ikohi.org/index.php/2018/12/13/video-fajar-merah/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 13 Dec 2018 09:11:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Galeri]]></category>
		<category><![CDATA[anak wiji tukul]]></category>
		<category><![CDATA[fajar merah]]></category>
		<category><![CDATA[penculikan aktivis]]></category>
		<category><![CDATA[Reformasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ikohi.org/?p=451</guid>
		<description><![CDATA[Kuterima kabar dari kampung. Rumahku kalian geledah. Buku-bukuku kalian jarah. Tapi aku ucapkan banyak terima kasih. Karena kalian telah memperkenalkan sendiri pada anak-anakku. Kalian telah mengajari anak-anakkumembentuk makna kata penindasan sejak dini. Kata-kata di atas adalah puisi karya Widji Thukul, seniman yang juga dikenal sebagai aktivis. Puisi ini ditulis ketika Thukul berada dalam pelarian. Thukul [&#8230;]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><iframe  id="_ytid_58169"  width="800" height="450"  data-origwidth="800" data-origheight="450"  src="https://www.youtube.com/embed/deuuagKzjvA?enablejsapi=1&#038;autoplay=0&#038;cc_load_policy=0&#038;cc_lang_pref=&#038;iv_load_policy=1&#038;loop=0&#038;modestbranding=0&#038;rel=1&#038;fs=1&#038;playsinline=0&#038;autohide=2&#038;theme=dark&#038;color=red&#038;controls=1&#038;" class="__youtube_prefs__  epyt-is-override  no-lazyload" title="YouTube player"  allow="autoplay; encrypted-media" allowfullscreen data-no-lazy="1" data-skipgform_ajax_framebjll=""></iframe></p>
<p>Kuterima kabar dari kampung. Rumahku kalian geledah. Buku-bukuku kalian jarah. Tapi aku ucapkan banyak terima kasih. Karena kalian telah memperkenalkan sendiri pada anak-anakku. Kalian telah mengajari anak-anakkumembentuk makna kata penindasan sejak dini.</p>
<p>Kata-kata di atas adalah puisi karya Widji Thukul, seniman yang juga dikenal sebagai aktivis. Puisi ini ditulis ketika Thukul berada dalam pelarian. Thukul harus meninggalkan istri dan anak-anaknya.</p>
<p>Thukul bersama sejumlah aktivis terpaksa melarikan diri dari kejaran aparat karena dianggap melawan Soeharto. Thukul dan aktivis lain seperti Bimo Petrus, Suyat dinyatakan hilang dan belum ditemukan. Mereka diduga diculik aparat orde baru.<br />
Kini, anak-anak Thukul sudah tumbuh. Mereka menuruni darah seni yang dimiliki Thukul. Fitri Nganthi Wani pernah merilis buku kumpulan puisi berjudul Selepas Bapakku Hilang.</p>
<p>Sedikit berbeda dengan kakaknya, Fajar Merah memilih dunia musik sebagai alat ekspresinya. Tubuh kurus dan rambut ikalnya membuat orang seperti melihat Thukul sewaktu muda dalam diri Fajar.</p>
<p>Di tangan Fajar, sajak-sajak Thukul seperti hidup kembali. Fajar bersama grup musik yang didirikannya, Merah Bercerita menjadikan puisi Thukul sebuah lagu.</p>
<p>&#8220;Puisi masih kata-kata mati ketika tidak ada yang membacakannya. Kami ingin menghidupkan tulisan itu agar menjadi lebih hidup melalui musik. Kami akan mengantar kalimat itu menuju keabadian,&#8221; kata Fajar Merah.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ikohi.org/index.php/2018/12/13/video-fajar-merah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Koperasi Gema Ripah</title>
		<link>http://ikohi.org/index.php/2018/04/10/koperasi-gema-ripah/</link>
		<comments>http://ikohi.org/index.php/2018/04/10/koperasi-gema-ripah/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 10 Apr 2018 09:09:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Galeri]]></category>
		<category><![CDATA[gemaripah]]></category>
		<category><![CDATA[ikohi]]></category>
		<category><![CDATA[koperasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ikohi.org/?p=370</guid>
		<description><![CDATA[]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><iframe  id="_ytid_22036"  width="800" height="450"  data-origwidth="800" data-origheight="450"  src="https://www.youtube.com/embed/GO1qQ9vpbHs?enablejsapi=1&#038;autoplay=0&#038;cc_load_policy=0&#038;cc_lang_pref=&#038;iv_load_policy=1&#038;loop=0&#038;modestbranding=0&#038;rel=1&#038;fs=1&#038;playsinline=0&#038;autohide=2&#038;theme=dark&#038;color=red&#038;controls=1&#038;" class="__youtube_prefs__  epyt-is-override  no-lazyload" title="YouTube player"  allow="autoplay; encrypted-media" allowfullscreen data-no-lazy="1" data-skipgform_ajax_framebjll=""></iframe></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ikohi.org/index.php/2018/04/10/koperasi-gema-ripah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
